Jumat, 05 Juli 2019

Mi Dispiace

Assalamu'alaikum.

Yap, Kukira hasratku tak tersampaikan pada tekad yang kuikrarkan beberapa 'waktu' yang lalu. Akupun tak dapat berjanji takkan mengulanginya. Karena tak dapat disangkal, Kondisi saat ini sangatlah rumit. Jika kau tanya alasanku, banyak. 

Pertama, Kondisi Fisik dan Psikisku yang telah mengalami perubahan.
yang Kedua, Cemoohan dari pihak yang tak bertanggung jawab dan sama sekali tidak tahu menahu tentang situs ini.
Ketiga, Perasaan yang muncul bahwa blog ini tak ada harganya lagi di mata siapapun.
Keempat, Waktu yang terbatas, dan yang terbatas itupun dilakukan untuk hal lain.
dan banyak lagi.

Kini, kuanggap blog ini sebagai gubahan batinku. Tak ayal pihak manapun yang tak suka. Karena terkadang Lisan dan Chat App saja tak cukup bagiku untuk menumpahkan tinta batinku ini. dan Situs ini adalah tempatnya.

Kurasa ini sudah hitungan tahun, {eh-Entahlah mungkin masih bulan yak} Semenjak ketikan terakhir di blog ini. dan mungkin kalau diperhatikan, Bahasaku juga sudah mulai berubah[belฮฑgฮฑ puitis gblk].

Maaf ya, Telah merepotkan kalian yang baca cerita absurd inih.

Okay, Setelah kusetujui dengan salah satu sahabatku untuk melanjutkan huruf demi huruf ini, Aku masih saja tak punya waktu untuk mengetik. Munafiq Banget yah,,.

Sebelum kau Menghakimiku, Ada baiknya jika aku menjelaskan.

Hari #1 setelah Kontrak (Persetujuan)

Waduh, Hari ini aku Harus Menjadi Panitia Halal bi Halal di Komplekku. Bukan karena tak ikhlas atau tak ingin ikut, namun tadi malam aku telah menyetujui pengetikan blog. Bisa dempet, nih. Berabe. 

Malamnya aku sangat letih karena menyiapkan semua properti dan bahan. Aku bahkan langsung tertidur setelah isya.

Hari #2 Setelah Kontrak.

Nah loh, Kapan jadinya inih ?  Hamdan dateng, Mana ini hari H acaranya lagi ?  Ga Sempet tidur siang dan capek nih malemnya ! 

Malamnya.

Aku merebahkan diri di atas kasur seraya melepas semua keletihan hari ini. Kunyalakan HPku yang kubawa dari tadi, lalu menyalakan Facebook. 

Eits, Ada pesan dari Mufaqar S Ran. 

Sahabatku yang bernama asli Muhammad Naufal Abqari ini mengirim sebuah pesan yang berisi.,

๐Ÿ˜ "Thar, Besok Main Futsal yuk di Swagita, Ajakin sekalian Teman teman SD, Pokoknya selain Arkan dan Rafi"

๐Ÿ˜ง"Lha kok baru malem ini ngajakinnya, BTW Swagita tuh dimana yak ? yaudah cepetan ajakin semuanya...

Oiya Napa selain Arkan dan Rafi ?  awokawokawok Trauma yak ? "

๐Ÿ˜…"di Simpang Tiga, Hahaha ga ada doh"

๐Ÿ˜"Lah jauh amat woy mendingan deket rumah ana aja :v"

๐Ÿ˜"Latifa ya, oke."

๐Ÿ˜"Ajakin sonoh yang laen"

><><><><><><><><

Huft.

Kuhirup udara sedalam dalamnya, lalu meletakkan gawai lebih jauh. Tidurku pun tak terelakkan lagi, Besok akan ada Acara yang penting. ๐Ÿ˜

.
Munafiq? Aku mungkin munafiq dalam satu hal, yaitu ketika mulut mengucapkan selesai namun hatiku tak Sanggup beranjak dari suatu hati.



Wassalamu'alaikum.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar