Kamis, 15 Februari 2018

The Last On The Way (3)

Aku Makan Pagi Semeja Dengan Sopir, Naufal, dan Ari.

Aku telah menduga itu. Ari dan Naufal pasti tak berkutik karena mereka sibuk naikin Rankednya di Mobile Legends. Aku sepiring berdua dengan Naufal. LONTONG. Salah satu makanan yang aku tidak suka. Setelah makan, aku membasuh muka dan Buang air. 
Orang orang bilang itu keringatku karena kepedesan makan cabe. Bahkan ustadzah Nur juga...



Mobil itu melaju lagi kearah 
Payakumbuh. Aku sempat berbincang dengan ust Amri.

Rayhan menyanyi.

A: Isss apa lagunya tu
T: Emang apaan?
A: Jaran Goyang
T: Ih ana benci lagunya tu
A: Sama
A: Ustz dulu pernah suka gituan, Tapi Via Vallen- Sayang. Itupun Versi Minang.
T: Ana dulu Versi Uangnya stadz.
A: Kaya' mana tu
T: Ah jangan dibahas lagi...
A: Antum rencananya kuliah dimana?
T: Oxford
A: Hukum tu?
T: Ya.
A: Nanti tubuh antum sebelah di neraka lhoo
T: hah?
A: Coba misalkan...
Ada kasus ...
Dia yang bersalah trus dia ngancem kalau dimenangkan kasusnya keluarga anda terjamin kehidupannya. Kalau kalah keluarga anda akan tamat.
T: wadaw...
A: Haaa maulah antum kesana tu...
T: Memang...
A: Astaghfirullah

Saat berhenti di PERTAMINA, Rayhanbilang : Ana malas ana Dekat Rafi. Sesak ana.

Memang, Rafi tiduuur aja...

"ALHAMDULILLAH YAA ALLAH, ENGKAU KABULKAN DO'A HAMBA!"
Teriakku.

Ustadz amri bilang : (ke rayhan) waang gadang bana badan ang tu... ndak muek ustad manyalek disinan..
(Ke aku) : Antum dah sendiri sendiri aja senangnya ni... gak adil...

Saat kenek mengecek ban, Arkan bilang kepadaku:
  Situ antum! Ana mau coba dibelakang...


Aku sudah tau niatnya. Tempat duduk Salma didepan kanannya.

Aku kedepan.

Aku menatap wajahnya yang datar, sedang tidur.
Indah.

Aku disuruh pindah karena kasihan Hafidzah dan Fira dibelakang. TAPANCIA.

Jadinya, formasiku... :v

Kaca-Rayhan-Ust. Satria-Aku-Naufal-Ilham-Kaca.      SEBARIS.
Itu formasi berangkat kami.

Saat beli makan siang (Nasi bungkus)
Hampir semua orang keluar. Aku mengira cuma buang air doang. Ternyata ada best place dibelakang RM itu.



Potret salah tiga :v
Dari belasan foto yang diambil
Depan RM.




TO BE CONTINUED


Rabu, 14 Februari 2018

The Last On The Way (2)

Terpaan Angin disertai Udara Dingin membuatku masuk angin.

Aku sudah mulai kedinginan diposisi ini. Di paling belakang kiri. Akupun tak nyaman untuk 'menenangkan' diri, Musik...
Aku menawari Ustadz duduk ditempatku, sedangkan aku berdiri.




Goyaaang semuanya

Ustadz bahagia aku mau berdiri. Aku menenangkan diri sambil tegak.

Aku iri pada Zaki A yang tempatnya nyaman, paling pinggir kanan. Aku tawari dia berdiri... yang kusangka dia takkan mau.
Tapi, dia setuju.

Shalat shubuh melegakan kakiku yang sedikit pegal karena berdiri ini.

Kumakan habis Sebungkus SILVER QUEEN yang kubeli kemarin, sebagai satu satunya snack yang kubawa pergi.

Wudhu, dimulai dari tangan sampai kaki.

Shalat...
Aku shalatnya sangat khusyuk. Aku tak menghiraukan bani yang menggangguku dari kiri.

Ke bus lagi. Aku yang menagih kata kata zaki a tidak terlalu memaksa.
Dia bilang...
"Ah, udah ana fikirkan pas shalat tadi. Gak ah... pas shalat aja kaki ana sakit karena berdiri..."
Aku maklum.

Aku cemas dengan kenek busku. Dia tidur terduduk di pintu bus yang terbuka.

Aku memaksa ditengah tengah kursi belakang. Aku nyelip diantara ariq dan fadhil.

Aku hidupkan musik "Magic in The Air". Musik itu berbahasa Francis.

Feel The Magic in The Air, 
Allez Allez Allez...


TO BE CONTINUED.






The Last On The Way

Aku tak tahu apa yang akan terjadi setelah Tutup Tema ini.

Kini , aku tengah berada di sebuah bus MANDALA tanpa AC (tapi kedinginan)

Aku tau foto ini goyang.


WHAT ?

Sepertinya ini tutup tema terakhir ?

Itu menurut guru-guru disini.

Tapi itu digaris bawahi SEPERTINYA.

Aku menyiapkan semuanya semalam sebelum berangkat. SANGAT SIBUK. Mengapa ? 

Aku harus menyiapkan 6 baju. 2 baju pasti , 4 Cadangan. Belum lagi ketiga Powerbank ku. Aku harus mengatur siklus pengisiannya, siapa yang lebih dulu diisi , siapa yang nanti.

Bangun Jam Setengah tiga... memasukkan Bahan ke tas. Setelah semuanya selesai, aku bermain hp yang sedang di charge.

"Yah, banguuun"

"Ya"

.....................

Aku sepertinya masuk angin. Dugaanku karena mandi pagi buta.

Freshcare.. Where Is Freshcare..!

Aku mengoleskannya ke perutku. Masuk angin inilah yang mengingatkanku untuk membawa FreshCare.

.....................

Sesampai disekolah ... setengah 4.

Eeeeh belum datang busnya.

Sambil menunggu Aku, Rafi dan Ariq menonton RUSSIAN WORLD CUP Preview dialuni oleh lagu MAGIC IN THE AIR.

Bus datang, rencana awal yang telah kusiapkan dengan arkan; duduk sampingnya... yang telah diaturnya dekat dengan Salma.

Aku sengaja lambat karena takut dibilang mau dekat salma. Tapi itu malah menjadi petaka bagiku. 
Aku duduk diatas pintu. Diatas? 
Ya. Diatas kenek. Kalian pasti tau maksudku.

Aku yang mau mencolokkan powerbank ke hp samsungku dicegah oleh ustadz. Kirain apaan. Ternyata ustadz minta dicharge-in. Aku harus mengalah.

TO BE CONTINUED

Selasa, 13 Februari 2018

Swimming's Mentoring

Kukayuh Sepedaku.

Putaran Pedal sepedaku seakan tak akan berhenti. Yaa. Memang.

Aku Memang Lebih kencang Bersepeda ke Sekolah.
Jika aku diantar ayah/ibu naik mobil atau Motor...
Biasanya 8-12 menit. Sedangkan takaran waktu aku bersepeda ke sekolah 3-5 menit.
Sering, Aku Bisa Menyalip Beberapa Mobil dan Motor saat bersepeda. Kecepatan tertinggiku bersepeda adalah 100km/jam.
Sudah ah, ngapaaaiiin juga bahas soal sepeda.

Sesampai disekolah aku muhasabah. Hari itu hari jum'at.

Saat snack, beberapa diantara kami lupa bahwa Kami akan Berenang ke Nafisa Nanti, karena kami mengira pulang jam 10. Masing masing kami message Whatsapp ke Ortu masing masing. Eh, bukan! Gue doang yang ortunya gak bisa ditelfon... akhirnya Message...

"Bu, Tolong antarkan Baju ganti, asoy dan Uang setidaknya 20rb."
Aku menekan tombol panah atau SENT.

Ternyata, ust adi sibuk mengurus PSB.Ust Adi digantikan Ust. Okta.


Siang itu.
Luthfi merengek ke Pak H.Darmansyah untuk memakai mobilnya untuk pergi. Aku tak tau dia punya malu atau tidak.

Akhirnya pak haji mau mengantarkan kami. Tak lupa, kami pastinya mencoba membuat banad iri.

Sampai.

Aku hanya memakai singlet. Daripada Luthfi, KOLOR...

Aku dapat no. Lot 7. Jadi, aku harus melawan no. Lot 7 Kelompok Ustadz Amri.

Ibarat Persegi Panjang.
Biasanya aku balap dengan teman2ku itu Secara Lebar.
Dilomba ini secara Panjang.

Babak Penyisihan.
Yang dapat no.7 kel. Ust amri ternyata luthfi. Aku kegirangan sebab luthfi tak ahli berenang.

"Bersiap, satu, dua , tiga!"
Lompat kami serentak.
Aku tak menghiraukan luthfi.Gaya Renangku yang berganti ganti; Kupu2-Bebas,, itu selalu menjadi pilihanku kupu2 tidak banyak memakai nafas. Gerakan ini santai. Apabila aku sampai ketengah, gayaku menjadi bebas. Kuhabiskan semua nafasku. Saat itu Indra Penglihatanku tak berfungsi. Aku hanya bisa mendengar sorakan "THARIQ , LUTHFI, THARIQ, LUTHFI!!!"

Aku sampai keujung. Aku menanyakan kepada Ariq, siapa yang Menang?

Antum. Luthfi tadi menyerah belum seperempat lagi.

SemiFinal.
Gue Versus Ustadz Amri? WHAT THE FUCKKK  ... Buseeet ! 

Yaa aku kalah dengan ustadz amri... jaraknya setengah kolam renanggg lagiii...

Aku menelan kekalahan, namun ikhlas. Maklum ustadz menang.

Aku pulang diantar ustadz amri kesekolah. Yang patuh saja yang diantar. 
Yang lain jalan kaki kesekolah
Ketika disuruh ganti baju, banyak yang masih berenang. Aku dan Bani diantar ustadz.

Berharap masih ada SS.

Tapi harapan hanyalah harapan, hanya tinggal selvy.

Aku pulang dengan tubuh lemas.

Kamis, 01 Februari 2018

Budi.

Sebuah Cerpen Berdasarkan Kisah Nyataku.

( Peristiwa ini terjadi pada 31 Januari 2018 )

Prak...,Prak...,Prak !

Langkahku Menjejak hampir disepanjang Jalan.

Tadi ,, Aku Main Sepak Bola dibelakang Sekolah.Ayahku tak tahu tempat itu ,, hingga aku harus pulang jalan kaki lewat komplek Tamiang Permai. Kami tak Diizinkan main di Lokasi Sekolah karena lapangan sekolah kami terbuat dari Pasir ,, sehingga bila musim kemarau , BERDEBU.

Hanya Keluar Beberapa Langkah Aku mendengar ada Motor Vixion Sport dibelakangku.

"Ayo ikut , dek !"

Whaaat ,,, apah?

Aku, sebagai orang yang baik hati dan tidak sombong ... (bercanda)

Aku, sebagai orang  yang selalu waspada tindak kriminalitas , menolak tawaran menggiurkan itu.
"Ah , jangan lagi" ucapku sambil senyum.

Kurasa dia tau maksudku menolak. Dia tau aku waspada akan penculikan .

"Nggak , ini abang tukang tu."
dengan logat jawa yang tidak terlalu jelas , tapi masih bisa terdengar ditelingaku.

Seketika , aku teringat pada peristiwa beberapa bulan silam.



" THARIIQ , BELIKAN IBU KELAPA MUDA , 4 BUNGKUS "
Ibuku memang seperti itu. TEGAS
Aku memberhentikan tendanganku kearah Naufal. Biasalaaah main bola mini...

"Yaa ! Mana uangnya ? " Tanyaku.
"AMBIL AJA DILACI"

...

Aku putar gas sehabis habisnya.
Aku tidak berdua dengan naufal ,
Melainkan dia juga memacu motor mionya.

Sesampai di gang tamiang , tepatnya beberapa meter sebelum rumah Arkan , ada Abang abang jualan Tikar berhentiin kami.

"EH KALIAN !"
"Ada yang liat teman abang yang bawa ginian gak ?" (Sambil nunjuk tikar dagangannya)

"Gak" kata kami berdua.

"Oooh... kalau begitu boleh numpang gak ?" 

Aku yang lagi berfikir 'Angkut,Tidak?'
'Ego,Pahala?' Terluluhkan oleh letihnya dia.

"Gak akan berat ni..." katanya.
Mungkin dia tau mukaku yang menunjukkan keraguan dan agak ketidak ikhlasan.

Aku gak ngebut lagi.

Saat melewati polisi tidur , dia oleng dimotorku-dan hampir jatuh. 

Naufal tertawa , tapi hanya aku yang melihatnya.

" Waduh , kalau jatuh ,ini mahal gantinya dek "

"Ya"

Dari polisi tidur itu , 100 meter-an aku disuruh berhenti.
"Adek kemana ? Kanan , kiri ? "
"Kiri." Kiri adalah arah kesekolahku, kanan ke kampung pasir.

"Ooh.. berarti abang berhenti disini aja ya!"

"He eh." Jawabku sambil mengangguk.

Dia mengangkat kembali tikar yang menurutku berat.

Rasa iba dihatiku membuatku sedikit lebih ikhlas.

...

"Ooh.." kataku sambil naik Vixion yang terlihat masih kinclong itu.

Motor mulai melaju. "Lurus atau kanan ,dek? "  ,,  Persimpangan inilah peristiwa itu terjadi. Bedanya ini dari arah sekolah.
"Kanan."
MOTORNYA LURUS , AKU KAGET , SUDAH MENGIRA INI PENIPUAN
"Baaang Kaanaaaaan"
"Oh, Iya !"
Sambil memutar motor , aku memandangi bentuk nya.

Aku berbicara dihatiku
"Honda iyo Vixion , Tapi tarompa swallow !"
"Astaghfirullah! Harusnya aku bersyukur sudah bisa numpang"

Karena motornya Vixion , jadi di Polisi tidur waktu itu tidak terasa sama sekali.

Aku diantar sampai toko. Padahal waktu aku mengantar abang ini saja hanya beberapa ratus meter.

Jarak dari sekolah ke toko hampir sekilometer.

"Di jalan besar kan ?"

Aku balik bertanya, "Dimana Rumah abang ?"

"Simpang Tiga Ophir kedalam"



"Dah dekat lagi, tuh di PALOMA"

Motor itu berhenti dan sampai di toko.
Aku berterima kasih pada abang itu.

Coba bayangkan ,,,

Motor Kharisma Butut keluaran lama (2004)
Dibalas
Motor Vixion Keluaran baru (2017)

Beberapa ratus meter
Dibalas
Kilometer

Pagi 
Dibalas
Senja

Beban berat Tikar
Dibalas
Beban tubuhku saja.

Sebuah hutang budi orang lain akan diingat selama lamanya.
Aku tidak pernah seperti itu.

Jujur , Aku saja sudah tidak ingat dengan abang itu...


Aku memandang langit sambil mempelajari apa yang terjadi barusan.
:)











Selasa, 30 Januari 2018

Keputusan



¿ SALMA OR NABIILA ? 


Aku sudah memutuskannya.

AKU AKAN MELANJUTKAN PERJUANGANKU SELAMA INI.


AKU JUGA AKAN KEMBALI MENGUKIR SEJARAH DIHIDUPKU.


Mana Mungkin Aku Menyukai Orang Yang Kuanggap Sahabat dan ¿Saudariku?


NABIILA , TOLONG BILANG KEPADA SALMA ...


¡ ANA MASIH MENYUKAINYA !

Senin, 29 Januari 2018

Cara Hemat Kuota Baca Blog Ini.

Pertama tama masuk ke blog ini.
            ...

Lalu Klik "Lihat Versi Web"
 Dan Blog akan menjadi seperti dibawah ini.

Sudah, itu Saja ! 
BTW trik Itu juga Bekerja untuk jaringan yang lemah ( bukan nyindir )
Maafkan aku yang jarang beri tutorial :v

Dan Kiriman Diatas juga telah mengakhiriku Menulis hari ini.
Semoga Bermanfaat.
Wabillahi Taufiq wal Hidayah...
WASSALAMU'ALAIKUM.



Masalah Waktu Penerbitan.

Itu JAM  BENUA AMERIKA DAN SEKITARNYAAA

Agak beda waktunya karna kan butuh waktu juga ngetiknya...

PENGUMUMAN

Bahwa HPKU DISITA Untuk Sementara Waktu. Jadi, Semua Pesan Whatsapp Tidak Akan Terbaca. Ngetik Pengumuman ini aja Pakai HP ayah...

Kalau Facebook mah bisa dikondisikan Karena Bisa Log in dimana aja.

Wassalamu'alaikum.

Salma.

AKU TAK BISA MEMUNGKIRI ITU.
AKU SUKA SALMA.

Aku Memikirkannya Belakangan ini. Aku SUKA Dia !

Jika aku Menyerah Sekarang , Apa Guna 6 Tahun aku Memperjuangkannya?

Memang ,Aku tidak selevel dengannya. Tapi aku ingiiiiiiiiiiiiiiiin sekali dipedulikan.

Dibalas Saja , Tidak.  NIHIL.

؟ Nabiila ? 
Kurasa aku sedikit menyukainya. Dia adalah seorang yang kupercaya.
Dia bisa membuatku menjadi lebih baik. Bahkan, aku sekarang lebih dekat dengannya daripada Ariq.

        . . .

AAAH jika aku memikirkanya semalam ini , aku bisa sakit kepala besok!
 
Wassalamualaikum !