Aku telah menduga itu. Ari dan Naufal pasti tak berkutik karena mereka sibuk naikin Rankednya di Mobile Legends. Aku sepiring berdua dengan Naufal. LONTONG. Salah satu makanan yang aku tidak suka. Setelah makan, aku membasuh muka dan Buang air.
Orang orang bilang itu keringatku karena kepedesan makan cabe. Bahkan ustadzah Nur juga...
Mobil itu melaju lagi kearah
Payakumbuh. Aku sempat berbincang dengan ust Amri.
Rayhan menyanyi.
A: Isss apa lagunya tu
T: Emang apaan?
A: Jaran Goyang
T: Ih ana benci lagunya tu
A: Sama
A: Ustz dulu pernah suka gituan, Tapi Via Vallen- Sayang. Itupun Versi Minang.
T: Ana dulu Versi Uangnya stadz.
A: Kaya' mana tu
T: Ah jangan dibahas lagi...
A: Antum rencananya kuliah dimana?
T: Oxford
A: Hukum tu?
T: Ya.
A: Nanti tubuh antum sebelah di neraka lhoo
T: hah?
A: Coba misalkan...
Ada kasus ...
Dia yang bersalah trus dia ngancem kalau dimenangkan kasusnya keluarga anda terjamin kehidupannya. Kalau kalah keluarga anda akan tamat.
T: wadaw...
A: Haaa maulah antum kesana tu...
T: Memang...
A: Astaghfirullah
Saat berhenti di PERTAMINA, Rayhanbilang : Ana malas ana Dekat Rafi. Sesak ana.
Memang, Rafi tiduuur aja...
"ALHAMDULILLAH YAA ALLAH, ENGKAU KABULKAN DO'A HAMBA!"
Teriakku.
Ustadz amri bilang : (ke rayhan) waang gadang bana badan ang tu... ndak muek ustad manyalek disinan..
(Ke aku) : Antum dah sendiri sendiri aja senangnya ni... gak adil...
Saat kenek mengecek ban, Arkan bilang kepadaku:
Situ antum! Ana mau coba dibelakang...
Aku sudah tau niatnya. Tempat duduk Salma didepan kanannya.
Aku kedepan.
Aku menatap wajahnya yang datar, sedang tidur.
Indah.
Aku disuruh pindah karena kasihan Hafidzah dan Fira dibelakang. TAPANCIA.
Jadinya, formasiku... :v
Kaca-Rayhan-Ust. Satria-Aku-Naufal-Ilham-Kaca. SEBARIS.
Itu formasi berangkat kami.
Saat beli makan siang (Nasi bungkus)
Hampir semua orang keluar. Aku mengira cuma buang air doang. Ternyata ada best place dibelakang RM itu.
Potret salah tiga :v
Dari belasan foto yang diambil
Depan RM.
TO BE CONTINUED










