Kamis, 25 Januari 2018

Hari yang Takkan Terlupakan (2)

Kucolokkan Headset yang kubeli kemarin ke telinga , tanda untuk menenangkan diri.

Itu adalah cara khasku untuk menenangkan diri. Musik adalah bagian yang tak dapat lepas dariku.
Dari musik Anime , Barat , Jepang , Korea sampai Indonesia.

Menenangkan diri untuk apa ?

Jika kau bertanya seperti itu , lantas apa yang kau lakukan jika gebetan ada dibelakangmu ?


Aku akan menembaknya hari ini.
Sudah hampir 6 tahun kumengejarnya , lantas aku harus menyampaikan beban dihatiku ini.
I know , the answer are NO , WE ARE CHILD. Tapi bagaimana lagi , aku sudah tidak tahan.

Aku harus merasakan sempitnya duduk berempat (satu deretan) di mobil avanza ... tapi lagi lagi , musik menyelamatkanku.

Matahari sudah terasa dikulitku.
Makan lontong dengan gulai paku memaksaku untuk menelan pahit makanan... belum takdir...
Aku hanya bisa melumatnya setengah.

Terpaan angin dicampur minyak angin ariq membuatku merasa segar. Aku juga harus segar di hati untuk stay cool didepan 'dia'.

Jika kau menganggap ini cinta monyet , berfikirlah. Apakah ada cinta monyet yang bertahan tahunan ? Tapi bisa juga dibilang begitu karena akupun tidak pernah berbuat apa apa untuknya.

Aku Tiba Di Openhouse ( Risspect )
Ar Risalah - Padang.

TO BE CONTINUED.

1 komentar: