Jumat, 23 Februari 2018

Hari Bersejarah.

Aku Ditugaskan Berjuang Lagi.
Tepatnya di Darul Mursyidin, Lubuk Sianok, Kapa.

Petugas :v  : Aku, Ariq, Nabiila, Safna, Rasyid (Tahfidz), Fauzi, Salma, Rahmad, Dzakki, Radit, dan Lala.
Awalnya, kukira ini Lomba PAI. 
Soalnya ustadz Adi bilang PAI... ternyata Mata Pelajaran...

Libur Tiga hari kumanfaatkan untuk meningkatkan Believe in Manager di PES 2018. Aku tak sempat dan tak mau Belajar. 

Aku hanya belajar saat latihan bersama...
PAI...IPS...PKN... dan... MTK.
Saat matematika, kami coba cari jalan keluar. Kami (yang tidak PDS) Diskusi dan Duluan.
Whaaat kami disuruh 15 soal dalam 6 menit.
GILA.


Aku tak perlu bersiap banyak. Itu karena aku dapat Info dari Dzakki bahwa besok cuma bawa Alat Tulis dan Buku Cadangan.

Malam itu... seperti biasa... aku maiin HP aja... tapi tak ada yang bisa kuajak chattingan... sepi.

Keesokan Harinya.
Aku Makan dulu Baru mandi, tanda aku Terlambat bangun.

Aku Bersegera Ke sekolah. Kali ini, aku minta diantar. Kukira aku bisa Diturunin didepan tokoku langsung setelah Lomba.

Aku beruntung karena Hari itu Aku Lomba, Because Aku sudah terlambat. 

Aku ditemani Radit mengambil Peruncingku. Peruncing Andalan para Aulad di kelasku.

Mobil Pak Haji Darmansyah datang. Kami disuruh naik. Yaaa tentunya tidak mungkin Rasyid naik juga...

Formasi Naik Mobil (Berangkat) :
Dzakki-Aku-Radit, Ariq.

Banad... aku gak berani Ngelirik.
Yaa jadi aku gak tau...
Kalau antum masih ingat, Nabiila... komen aja dibawah. Biar ana yang edit.

Sedangkan Rasyid dan Rahmad naik Motor.


Tibanya disana... 
Aku tak seperti biasanya, yang ketika melihat Lokasi... langsung Kena Mental.

TO BE CONTINUED.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar