Dulu,,...
Kukira dulu Keluargaku yang Paling Harmonis. Yang Paling Bahagia. Yang paling sejahtera.
Bahkan Tak Jarang Kupeluk Ayah Ibuku... Aku diberi Kasih Sayang yang SANGAT Banyak.
Pernah Kutanya Kepada Ibuku,,
T: Bu, Diantara Keluarga Besar Kita, Kita yang paling Miskin ya?
Keluargaku yang dari Ibu sangat Berada. Diantaranya Ada yang Pernah Keliling Dunia, Ada yang Jadi Kolonel TNI, dan lain lain.
I: Thariq, Kalau Melihat Suatu Keluarga itu Jangan Dilihat Kekayaannya, tapi Kebahagiaannya. Uang tuh Ga Penting Banget...
Aku Dulu Sangat Manja. SANGAT. Kemanjaanku pudar saat Hazeq Lahir.
Sekarang...
Kini Aku Hanya Berharap Keluarga yang Bahagia.
Ibuku Tiap hari Bertengkar, juga Marah Kepadaku.
Ayahku begitu juga, tapi jarang
Kakakku yang Individualis.
...
Bagaimana Aku Tak melawan Orangtua, Sedangkan Keluargaku Penuh Dengan Emosi?
Ya. Dewasa ini Aku Sering Melawan. Huh. Aku tau itu Salah, tapi itu Sebagai Pembelaan. Jika aku tidak Melawan, Mungkin tidak ada HP, 1 Juz Sehari, dan banyak Resiko lainnya.
Aku Sekarang Tak Ingin Perhatian. Aku Sudah Besar. Tapi Aku Ingin Keluarga yang Akur.
Aku memutuskan Untuk Pergi Ke Jakarta Pada 10 Juni mendatang. Aku Akan Pindah.
Sorry,, sorry. Cuma Refreshing... :v
Keputusan Paling Kontroversial yang Masih Terambang ambang Dikepalaku adalah, Jika Aku tak Hafal 16 Juz di SMP, SMAku Akan 4 Tahun. ANJ*NG. Itu Bukanlah Target Biasa.
Aku Akan Pergi Ke Jakarta 10 Juni dan Pulang 10 Juli. Akan Ada Cerita dan Pengalaman Baru. Ini Kunjungan Ke Jakarta yang Ketiga. Aku Berdua dengan Kakakku kesana. Dan Tibanya disana Kakakku Pergi Ke Rumah Tahfidz. Sedangkan aku Jalan jalan. Sendirian. Maksud sendirian, sendiri diantara keluargaku. Disana aku akan Bertemu Keluargaku. Aku Online juga kok. Jika butuh, Chat aja. Aku Bawa Kedua HandPhoneku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar