"AAARRGHH"
Kutendang Batu itu Dengan Penuh penyesalan. Harusnya Aku Mendengarkan Arkan.
"Nyesal Antum Nanti tu. Lemah. AJAKLAH BICARA DIA YA."
Kata kata Arkan yang itu Terngiang-ngiang Kembali di Kepalaku. Aku Sangat Menyesal dulu aku Hanya Mempunyai Mental Kerupuk. Harusnya Aku dulu Bisa Akrab Dengannya.
Satu Kalimat yang Selalu Terfikir Dimataku ialah...,
Ya. Kondisi ini Serasa Menyiksaku.
Kita Semua Telah Belajar Al Hujurat Ayat 13. MANUSIA DICIPTAKAN ATAS LELAKI DAN PEREMPUAN. Kami, Lelaki juga Butuh Perempuan Sebagai Pemacu dan Penyemangat.
Di Asrama Aku Sampai Sering Bernyanyi Salah Satu Lagu yang Kudapat saat di Tangerang kemarin.
CALUM SCOTT - YOU ARE THE REASON
There goes my heart beating
Jantungku berdetak
Cause you are the reason
Karena kaulah alasannya
I'm losing my sleep
Tidurku tak nyenyak
Please come back now
Kumohon, kembalilah
Jantungku berdetak
Cause you are the reason
Karena kaulah alasannya
I'm losing my sleep
Tidurku tak nyenyak
Please come back now
Kumohon, kembalilah
There goes my mind racing
Pikiranku berpacu
And you are the reason
Dan kaulah alasannya
That I'm still breathing
Aku masih bernafas
I'm hopeless now
Kini aku putus asa
I'd climb every mountain
Kan kudaki semua gunung
And swim every ocean
Dan kurenangi semua laut
Just to be with you
Demi untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan perbaiki yang tlah kulakukan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena kuingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
There goes my hands shaking
Tanganku bergetar
And you are the reason
Dan kaulah alasannya
My heart keeps bleeding
Hatiku terus terluka
And I need you now
Dan aku membutuhkanmu
If I could turn back the clock
Andai bisa kuputar kembali waktu
I'd make sure the light defeated the dark
Kan kupastikan cahaya kalahkan gelap
I'd spend every hour, of every day
Kan kuhabiskan seluruh waktu, setiap hari
Keeping you safe
Pastikan kau aman sentosa
I'd climb every mountain
Kan kudaki semua gunung
And swim every ocean
Dan kurenangi semua laut
Just to be with you
Demi untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan perbaiki yang tlah kulakukan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena kuingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
I don't wanna fight no more
Aku tak ingin bertengkar lagi
I don't wanna hide no more
Aku tak ingin sembunyi lagi
I don't wanna cry no more
Aku tak ingin menangis lagi
Come back I need you to hold me
Kembalilah, kuingin kau mendekapku
(You are the reason)
(Kaulah alasannya)
Come a little closer now
Mendekatlah
Just a little closer now
Mendekatlah
Come a little closer
Mendekatlah
I need you to hold me tonight
Malam ini kuingin kau mendekapku
I'd climb every mountain
Kan kudaki semua gunung
And swim every ocean
Dan kurenangi semua laut
Just to be with you
Demi untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan perbaiki yang tlah kulakukan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena kuingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
Cih. Alasannya Mungkin Telah Pergi.
...
Akupun
Mulai Menyukai Lagu itu, Karena Lagu itu Sebagiannya Berdalil Kepada Keadaanku
Sekarang.
Dimanapun, Kapanpun, Bagaimanapun Aku Tetap
Akan Suka Musik.
Rindu
ini Seakan Merenggut Pemikiranku. Tak Tanggung tanggung, Aku jadi Sering
Bermenung daripada Biasanya. Mataku Liar Mencarinya tiap Saat. Disaat Jam
Pelajaran, Olahraga, dll., Mataku Pasti Liar. Sepasang mata yang Menemaniku
saat Liar,, Kalian Juga Pasti Tahu. Arkan.
Aku
tak Peduli Ucap Arkan yang Mengatakan Safna sekarang Tinggi, Tambah Cantik,
dll. Aku hanya ingin Salma. Bukan yang Lain.
Disuatu
Shalat Sunnah Rawatib Setelah Dzuhur yang Ga Khusyu’, malahan Fikiran Kemana
Mana, Aku Berfikir Keras saat itu. Penyesalan itu tiada hentinya Menghantuiku.
Di
Kelas Aku Jadi Lesu. Aku Jarang Aktif Tanya Jawab. Kurasa Aku Agak Keterlaluan
Memikirkannya. Lama lama Warasku bisa terenggut nih. Di Kelas aku terbiasa Menyanyikan Nyanyian
yang Selalu Kukumandangkan saat Rindu;Pulang Kampung. Salah satu Singlenya Anji.
MENUNGGU
KAMU
Ku
Selalu Mencoba
Untuk
Menguatkan Hati
Dari
Kamu yang Belum Juga Kembali
Ada
Satu Keyakinan
Yang
Membuatku Bertahan
Penantian
Ini ‘kan Terbayar Pasti
Lihat
Aku, Sayang
Yang
Sudah Berjuang
Menunggumu
Datang
Menjemputmu
Pulang
Ingat
S’lalu, Sayang
Hatiku
Kau Genggam
Aku
Takkan Pergi,
Menunggu
Kamu Disini
Jika
Bukan Kepadamu
Aku
Tidak Tau Lagi
Pada
Siapa Rindu Ini ‘kan Kuberi
Pada
Siapa Rindu ini ‘kan Kuberi
Lihat
Aku, Sayang
Yang
Sudah Berjuang
Menunggumu
Datang
Menjemputmu
Pulang
Ingat
S’lalu, Sayang
Hatiku
Kau Genggam
Aku
Takkan Pergi
Menunggu
Kamu Disini.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Entah
Kenapa, Rasanya Pilu; Hampir Menangis Menyanyikannya.
Aku
Benar Benar Menyesal.
Ditambah
Lagi Ketika Bang Hamid Memintaku Untuk Mencatatkan Lirik Alan Walker-Faded yang
Membuatku Tambah Tertekan.
Aku
Sangat Menyesal.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Disuatu
Pagi, Pembukaan Agustusan,,
Aku
Menyiapkan Pasukanku. Aku Hanya Berfikir,, Bahwa Aku Akan Melihatnya Pagi ini.
Aku Menyiapkan Mereka, Tapi Mataku Liar Entah Mengarah Kemana. Ketika ingin
Membawa Mereka Thawaf Keliling Lapangan, Aku Menemukan Sosok yang Kunanti
nanti. Aku Sangat Beruntung Hari ini, Bisa Meredakan Rindu yang
kian Menyiksa.
Efek
Bertemu Dengannya Saat Itu, Aku Menjadi Sangat Powered. Aku yang Menyemangati
Tanpa Henti Anggotaku. Hingga Suaraku Habis; Batuk. Semangat 7.1! Itu terus
yang Keluar Dari Mulutku. Suaranya Mungkin Sampai Ke Akhwat :v
~~~~~~~~~~~~~~
Sore
Itu, Hari Jum’at, Hari Penuh Terakhir Libur. Aku Mengantarkan Kunci Kantor
Ayahku yang Tertinggal. Aku Memakai Setelan Jaket BARCELONA, Serta Celana
Training NIKE Hitam. Setibanya Di Kantor Ayah, Aku hanya Memberikan Kunci, Lalu
Kutinggal.
Saat
Di Perjalanan, Aku Agak Santai. Kulihat dari Jauh Sosok Anak Seumuranku yang
Memakai ?Biru Tosca? Sedang Berjalan dengan Temannya yang Mendorong Sepeda.
Kudekati dia dengan Perlahan. Pas di Depan Pintu Keluar Yarsi, Aku Melihatnya
Dengan Jelas. SALMA. Aku Belum Pernah Melihatnya Sedekat ini.
Aku Senyum Lebar Sendiri, yang Tertutupi Kaca Helm karena sedang Gerimis. Aku
Klakson, Langsung Salah Tingkah; Kabur Tancap Gas, Ngebut. Alhasil Aku Pulang
dengan Muka yang Senyum Senyum Sendiri.
YOU
MAKE ME POWERED
Thanks,
Allah.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar